Mari Mengenal Bagian-bagian Darah dan Fungsinya

Apakah anda pernah membayangkan kalau hidup tidak ada darah dalam tubuh anda? Bagaimana sari-sari makanan akan diantarkan ke seluruh tubuh? Bagaimana pasokan oksigen di tubuh akan tersalurkan dari paru-paru? Siapa yang akan berperang melawan sel jahat dan bakteri di dalam tubuh? Siapa yang akan mengendalikan suhu tubuh?

Begitu pentingnya peran darah dalam tubuh kita. Darah mempunyai tugas pokok yang tanpa darah kita tidak dapat bertahan hidup.  Banyak orang meninggal dunia karena kekurangan darah. Baik karena penyakit atau karena suatu kecelakaan.

Bagian-bagian darah dan fungsinya akan kita bahas bersama-sama. Darah terbagi menjadi dua bagian. Yaitu plasma darah yang merupakan bagian berbentuk cairan dan juga sel-sel darah yang berbentuk padat.  Kedua komponen tersebut mempunyai fungsi dan kinerja masing-masing.

Bagian-bagian Darah dan Fungsinya

Berikut Penjelasan Mengenai Bagian-bagian Darah dan Fungsinya

  1. Plasma darah

Banyak yang berpendapat plasma darah pasti warnanya merah seperti darah. Faktanya  plasma darah mempunyai warna kekuningan. Plasma darah terdiri dari 90 persen air dan juga 10 persen lainnya merupakan zat-zat lain seperti sari-sari makanan, hormon, enzim, zat sisa makanan, antibodi dan juga hormon.

Fungsi dari plasma darah tentunya untuk mengangkut sari-sari makanan ke seluruh tubuh dan juga mengangkut hasil dari metabolisme menuju sistem pengeluaran. Plasma darah terdiri dari beberapa bagian di antaranya :

  • Globulin yang mempunyai peranan untuk memerangi bakteri dan juga bibit-bibit
  • Albumin merupakan bagian yang berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh.
  • Fibrinogen merupakan bagian yang berperan penting saat anda mengalami luka yang terbuka. Fibrinogen ini membentuk benang-benang yang sering disebut dengan fibrin untuk menutup luka tersebut.
  1. Sel darah merah

Sel darah merah atau yang sering disebut dengan eritrosit. Bentuk dari eritrosit tersebut adalah bulat dengan tengahnya berbentuk pipih namun tidak berlubang.

Eritrosit ini mempunyai peranan yang penting, yaitu sebagai pengikat untuk oksigen dan juga karbon dioksida yang penting dalam proses pernapasan manusia. Eritrosit berwarna merah karena pengaruh dari HB atau hemoglobin yang di dalamnya banyak terkandung zat besi.

Eritrosit atau sel darah merah dibentuk dalam sumsum tulang pipih yang kemudian dibawa oleh pembuluh darah ke seluruh tubuh. Eritrosit usianya hanya 120 hari. Yang kemudian akan dihancurkan melalui kerja hati dan juga limpa.

  1. Sel darah putih

Bagian-bagian darah dan fungsinya yang nomor tiga adalah sel darah putih atau biasa dikenal dengan leukosit. Bentuk dari sel darah putih tidak menentu. Mereka bentuknya beracakan dan mempunyai inti sel cekung dan bulat serta tidak mempunyai warna. Sel darah putih dibentuk di kelenjar getah bening, limpa dan juga sumsum merah tulang pipih.

Usia dari leukosit hanya sekitar 6-8 hari. Sel darah putih ini berperan sebagai pembunuh bakteri yang masuk, pembuang sel-sel dalam tubuh yang rusak,  sebagai antibodi dan juga mencegah penggumpalan darah.

  1. Keping-keping darah atau trombosit

Bagian-bagian darah dan fungsinya yang terakhir adalah keping-keping darah atau lebih dikenal dengan trombosit.

Trombosit atau keping darah ini mempunyai bentuk yang tidak beraturan. Bentuk-bentuk ini menyerupai pecahan-pecahan keramik. Tidak mempunyai warna dan juga tidak memiliki inti sel.

Pada tubuh yang normal trombosit mempunyai jumlah yang sangat banyak di dalam tubuh manusia.  Untuk setiap satu milimeter kubik darah, terdapat 250.000 keping darah atau trombosit yang mempunyai peran penting sebagai komponen yang berpengaruh dalam proses pembekuan darah.

Itulah tadi bagian-bagian darah dan fungsinya yang sudah kita bahas. Tubuh yang sehat dan normal akan membentuk bagian darah sesuai takaran jumlah normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *