Bukan Mitos Tapi Fakta Tentang Golongan Darah Rhesus Negatif

 

Manusia bisa hidup di dunia ini dengan lancar dan normal karena adanya darah yang mengalir di dalam tubuh mereka. Namun banyak dari kita yang belum tahu tentang segala sesuatu hal terperinci dari darah tersebut.

Darah mempunyai peranan yang penting untuk mengantarkan sari-sari makanan ke seluruh bagian di tubuh. Darah juga menjadi pengantar oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membawa kembali hasil pernapasan yaitu karbon dioksida untuk di buang keliar tubuh.

Selain peranan penting tersebut, kegunaan darah adakah sebagai penyembuh luka, pengatur suhu tubuh dan juga bisa digunakan sebagai tameng atau pelindung dari banyaknya bakteri dan kuman.

Darah sendiri di dalam tubuh manusia itu berbeda-beda antara satu orang yang satu dengan orang yang lainnya. Kita dibedakan menurut golongan darah masing-masing. Golongan darah dibagi menjadi 8 golongan, yaitu untuk golongan darah positif A,B, AB, O dan juga golongan darah negatif untuk A, B, AB, dan juga O.

Golongan darah yang negatif sering dikenal sebagai golongan darah rhesus negatif. Dari seratus orang di Indonesia perbandingannya hanya  yang mempunyai golongan darah rhesus negatif. Sehingga dikenal sebagai golongan darah yang langka.

agolongan darah rhesus negatif

Berikut Fakta-fakta Mengenai Golongan Darah Rhesus Negatif yang Wajib Anda Ketahui

Pengertian

Golongan darah dengan rhesus negatif berarti anda tidak mempunyai faktor Rh di dalam permukaan sel darah merah anda.  Untuk mengetahui apakah kita mempunyai faktor Rh atau tidak dilakukan melalaui pemeriksaan.

Namun di dalam masyarakat kita kurang mengetahui pembagian atau penggolongan darah menurut rhesus ini. Yang mereka tahu hanya pembagian darah menurut antigen yang hanya mengetahui garis besarnya kalau mereka mempunyai golongan darah A, B, AB dan O.

Donor darah rhesus negatif

Untuk anda yang mempunyai rhesus negatif tidak bisa mendonorkan darah anda ke orang-orang dengan golongan darah rhesus positif.  Begitu juga sebaliknya. Apabila anda tidak mengetahui tentang penggolongan darah menurut rhesus ini dan tetap memberikannya ke orang-orang yang memiliki rhesus berbeda maka sudah dipastikan tubuh dari penerima donor akan melakukan penolakan.

Tubuh secara otomatis akan melakukan perlawanan, mereka menganggap darah yang masuk dari rhesus positif sebagai ancaman yang harus di lawan. Untuk transfusi yang pertama mungkin tubuh tidak terlalu menimbulkan masalah yang serius . Namun untuk transfusi kedua baru akan muncul penolakan yang membuat tubuh semakin sakit.

Oleh karena itu, sejak jauh hari anda sebaiknya melakukan pemeriksaan mengenai rhesus darah anda. Hal tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi. Karena orang-orang yang mempunyai golongan darah rhesus negatif terbilang langka sehingga untuk mendapatkan donor darah yang sesuai pun tidak akan mudah.

Fakta pada orang hamil

Ibu yang mempunyai golongan darah rhesus negatif  saat mereka hamil akan mendapatkan anak atau janin yang biasanya mempunyai rhesus positif. Alhasil tubuh dari ibu akan melakukan penolakan dan besar risiko janin dalam kandungan akan mati. Apabila dilahirkan pun biasanya anak akan mempunyai gangguan penyakit darah seperti penyakit kuning, anemia, hati bengkak bahkan gagal jantung.

Ibu akan diperiksa terlebih dahulu dan diberikan suntikan antibodi dengan tujuan mematikan sel darah merah janin yang mengalir di darah ibu agar tidak terjadi penolakan. Dan untuk mematikan antibodi agar tubuh ibu tidak melakukan penyerangan terhadap janin. Suntikan ini biasanya diberikan pada usia kehamilan 23 minggu dan juga pasca melahirkan setelah 72 jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *