Sejak tahun 2004, World Blood Donor Day (WBDD) atau Hari Donor Darah Internasional, dirayakan di seluruh dunia. Atas rekomendasi ICRC dan IFRC, yaitu Badan Palang Merah Dunia, WBDD dirayakan setiap tanggal 14 Juni, hari kelahiran Karl Leindstener seorang Jerman pemenang Nobel yang berhasil merubah dunia pendonordarahan dengan temuannya berupa penggolongan darah menurut system A, B, AB dan O.
Pencanangan Hari Donor Darah Internasional di Indonesia tahun 2004 itu dirayakan oleh PMI di Markas Besar PMI di Jakarta, dengan agenda utama penandatanganan prasasti Menko Kesra ad-interim/ Mendiknas Prof. DR. Malik Fadjar.
Pada tahun 2005, World Blood Donor Day di Tanah Air tidak lagi dirayakan secara khusus oleh PMI. Mungkin mereka beranggapan, idealnya hari besar itu dirayakan sendiri oleh komunitas pendonor darah, PMI hanya sebagai fasilitator. FOKUSWANDA menampilkan wujud eksistensinya mengambil alih kegiatan tersebut. Karena ini kegiatan besar pertama, persiapan dilakukan tiga bulan ke depan oleh 15 orang.
Panitia akhirnya menyepakati perayaan itu dengan acara tebar bunga mawar merah kepada seluruh pengendara diseputar bunderan Hotel Indonesia Jakarta, yang melintas antara pukul 10 pagi hingga pukul 13 siang. Sosialisasi kepada masyarakat luas tentang peran donor darah sukarela ini melibatkan puluhan artis muda sehingga mendapatkan peliputan luas oleh media massa. Tidak kurang 10.000 tangkai bunga Mawar merah disebarkan kepada masyarakat secara bersamaan.
Pemain sinetron Pong Hardjatmo yang anggota kehormatan FOKUSWANDA ditunjuk menjadi Wakil Ketua Panitia Pelaksana WBDD tahun 2005 tersebut. Dia lah yang menjadi koordinator kehadiran banyak artis tadi. Ia menghubungi koleganya di RCTI dan Indosiar. Ia juga mengajak paguyuban artis sinetron dan PARFI. Hasilnya seperti tadi, kedua stasiun televisi menyertakan artisnya yaitu peserta Indonesian Idol dan AFI. Puncak acara adalah melepas balon berhadiah oleh Ketua Umum PMI dan Ketua Bidang Unit Transfusi Darah Prof. Sujudi. Pemenangnya pegawai PLN di Jakarta Selatan.
Hari Donor Darah Internasional tahun 2006, dirayakan lagi oleh FOKUSWANDA dengan mengadakan kegiatan aksi donor darah sebulan penuh di arena Pekan Raya Jakarta di Kemayoran dari tanggal 16 Juni hingga 17 Juli 2006. Kegiatan ini disebut Bulan Peduli Kemanusiaaan. Rencana awal, seperti dimintakan oleh Gubernur Sutiyoso kepada Sekretariat Negara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meresmikan kegiatan tersebut di stan FOKUSWANDA dengan aksi donor darah oleh Presiden dan Gubernur DKI. Sayangnya, meski persiapan telah matang dimana Paspampres telah melakukan sterilisasi ruangan, akhirnya Presiden membatalkan acara tersebut, dengan alasan Presiden tiba-tiba memiliki kegiatan yang mendesak. Akhir kegiatan ini cukup berhasil.
Tahun 2007, FOKUSWANDA mengajak PDDI sejak awal untuk secara bersama melakukan kegiatan merayakan WBDD tadi. Sayangnya belum ada jawaban resmi, sehingga direncanakan FOKUSWANDA bekerjasama dengan pengelola Mal ARTHA GADING di Jakarta Utara untuk melakukan aksi donor darah massal, sekaligus mengundang tiga kandidat Gubernur DKI Jakarta yaitu Adang Daradjatun, Fauzi Bowo dan Sarwono Kusumaatmadja hadir berkomitmen bareng untuk memperhatikan masalah kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan di DKI mendatang, siapapun pemenang Pilkada tersebut. Mungkinkah ini bak gayung bersambut ? Kita tunggu.
Kepada komunitas pendonor darah di Tanah Air, FOKUSWANDA mengajak untuk merayakan World Blood Donor Day tahun 2007 lebih meriah lagi. Rayakan dengan memasang spanduk yang bertema seperti yang ditetapkan oleh ICRC/IFRC yaitu