Ya benar. Jika ada yang
membutuhkan darah kemudian menggunakan darah dari stok PMI maupun dari
keluarga, service cost yang dikenakan adalah sama. Karena baik donor
sukarela maupun donor pengganti sama-sama tidak
dibayar. Seperti tersebut di
atas, biaya itu adalah biaya untuk
penggantian pengolahan darah.
(sumber:
Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)
Apa yang didapatkan oleh
donor setelah menyumbangkan darahnya?
Setelah menyumbangkan darah, donor yang
budiman akan mendapatkan menu donor, yaitu segelas susu, makanan ringan, dan
suplemen penambah darah. Selain itu juga akan mendapatkan "Kartu Fasilitas
untuk Donor Darah Sukarela". Kartu ini berisi pembebasan service cost jika
suatu saat donor itu sendiri membutuhkan darah, keringanan sebesar 50% dari
service cost jika ada keluarga si donor yang membutuhkan darah dan
pengobatan gratis di poliklinik umum PMI bagi donor jika sakit. Masa
berlakunya kartu ini hanya tiga bulan, sehingga diharapkan tiga bulan
kemudian si donor mau menyumbangkan darahnya lagi.
(sumber: Unit
Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)
Saya mau donor jika sudah ada
yang meminta saja!
Kapan seorang donor mau menyumbangkan darahnya adalah hak
masing-masing donor. Kami hanya ingin memberikan gambaran stok darah yang
ada di PMI. Permintaan darah setiap bulannya memang kurang lebih ada
sebanyak 3000 kantong darah. Jumlah donor sukarela yang menyumbangkan
darahnya 1000 - 1200 per bulan. Sehingga setiap bulannya PMI masih
kekurangan 1800 - 2000 kantong darah. Jadi wajar jika bapak/ibu/saudara
ketika membutuhkan darah PMI tidak mempunyai stok/persediaan. Nah, kondisi
inilah yang mungkin memunculkan pertanyaan seperti tersebut di atas. Agar
setiap orang yang membutuhkan darah langsung dapat dipenuhi oleh PMI, maka marilah mulai saat ini, mulai dari diri sendiri menjadi donor darah
sukarela secara rutin tiap 3 bulan sekali. (sumber: Unit Transfusi Darah
PMI Cabang Kota Yogyakarta)
Jika saat membutuhkan darah, di PMI tidak
ada stok darah, langkah apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkan
darah?
Yang pertama adalah mencari keluarga atau teman yang dapat menjadi
donor pengganti. Jika tidak ada, bertanya kepada petugas siapa "donor on
call" yang dapat dihubungi. Jangan sekali-kali menggunakan jasa donor
bayaran atau calo donor! Oleh karena itu seyogyanya setiap kantor atau
lingkungan tempat tinggal
mempunyai daftar orang-orang yang bersedia menjadi
donor (kelompok donor).
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota
Yogyakarta)
Kapan dilakukan pemeriksaan uji saring?
Pemeriksaan uji
saring terhadap infeksi yang menular lewat transfusi darah meliputi HBSAg,
AntiHCV, AntiHIV, dan RPR, dilakukan setelah darah disadap dari donor.
Sehingga saat ditransfusikan darah tersebut sudah bebas dari keempat macam
infeksi tersebut.
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota
Yogyakarta)
Bagaimana perlakuan UTD (Unit Transfusi Darah) terhadap darah
yang hasil uji saringnya reaktif/positif?
Darah tersebut tentu saja tidak
akan dikeluarkan untuk pasien. Darah ini akan kami musnahkan sesuai prosedur
yang berlaku. Dan donor darimana darah ini berasal akan kami beritahu hasil
pemeriksaan tersebut sehingga mencegah dia mendonorkan darahnya lagi di lain
waktu dan lain tempat. (sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota
Yogyakarta)
Apakah manfaat donor darah bagi pendonor?
Tidak ada
manfaat langsung menjadi donor darah. Namun dengan mendonorkan darah secara
rutin setiap tiga bulan sekali, maka tubuh akan terpacu untuk memproduksi
sel-sel darah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah
merah adalah untuk
oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan. Dengan demikian fungsi darah
menjadi lebih baik sehingga donor menjadi SEHAT. Selain itu, kesehatan
pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan
pemeriksaan kesehatan sederhana dan pemeriksaan uji saring darah terhadap
infeksi yang dapat ditularkan lewat darah.
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI
Cabang Kota Yogyakarta)