Lupa Password
Email Password


 











Artikel Detail


Kamis, 1 Maret 2007
HEPATITIS B

Apakah Hepatitis B?

Hepatitis B adalah salah satu dari tujuh tipe virus hepatitis (A, B, C, Delta, E, F, G). Hepatitis karena virus adalah penyakit yang serius karena merusak sel-sel hati. Hepatitis B termasuk Penyakit Menular Seksual (PMS) karena hubungan seksual merupakan salah satu cara penularan antar-manusia.
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Bagaimana Seseorang Mengetahui Bahwa Dirinya Terkena Hepatitis B ?

Hanya dengan pemeriksaan darah terhadap virus Hepatitis B yang dapat
memastikannya.
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Bagaimana Seseorang Dapat Menderita Hepatitis B ?
Virus Hepatitis B terdapat dalam semua cairan tubuh orang yang terinfeksi. Kontak dengan cairan tubuh tersebut, misal: darah, semen/sperma, cairan vagina, dan air ludah, dapat menularkan infeksi. Virus dapat menular dengan mudah pada orang-orang yang hidup bersama (kontak erat dengan orang yang terinfeksi). Seseorang dapat tertular Hepatitis B dengan beberapa cara antara lain:
  • Berhubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Bergantian jarum suntik dengan orang yang terinfeksi (biasanya pada pemakai narkoba suntik).
  • Menggunakan alat yang terkontaminasi darah dari orang yang terinfeksi
  • (pisau cukur, alat tatto, tindik dan akupuntur).
  • Dilahirkan dari ibu yang terinfeksi (90%)
  • Transfusi darah yang tidak diskrining terhadap Hepatitis B (sekarang
  • semua darah untuk transfusi telah diskrining terhadap Hepatitis B,
  • risikonya 1: 63.000)
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Apa Gejala Dari Hepatitis B ?

  • Gejala Hepatitis B mirip gejala flu. Kadang-kadang sangat ringan bahkan tida menimbulkan gejala sama sekali. Hanya sedikit orang yang terinfeksi menunjukkan semua gejala. Karena alasan ini banyak kasus Hepatitis B yang tidak terdiagnosis dan terobati. Gejala utama dari Hepatitis B adalah sebagai berikut:
  • Mudah lelah
  • Demam ringan
  • Nyeri otot dan persendian
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Kehilangan nafsu makan
  • Nyeri perut kanan atas
  • Diare
  • Warna tinja seperti dempul
  • Warna urin seperti teh
  • Warna kulit dan sklera mata kuning (jaundice)
  • Penurunan berat badan 2.5 - 5 kg
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)


Seberapa Cepat Timbul Gejala Hepatitis B?

Gejala Hepatitis B terjadi pada hari ke 40 - 180 setelah terkena paparan/infeksi. Seseorang dapat juga menjadi "Carrier" dari virus Hepatitis B ini. Ini berarti bahwa dalam tubuh orang tersebut terdapat virus Hepatitis B dan dapat menulari orang lain tanpa diketahui atau menunjukkan gejala yang nyata. Kadang virus dapat bertahan hidup selamanya dalam tubuh, menyebabkan gejala secara periodik.
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Seberapa Berbahaya Hepatitis B?

Hepatitis B dapat menyebabkan kerusakan sel-sel hati yang serius. Jika seseorang dalam kondisi yang sehat dan tidak mempunyai komplikasi, sel-sel hati akan memperbaiki dirinya sendiri. Kasus-kasus yang berat dan kasus-kasus dengan komplikasi dapat menyebabkan kerusahakan hati yang menetap/permanen. Pada akhirnya, hal ini dapat menyebabkan gagal hati, sirosis, kanker hati dan kematian pada kurang lebih 1% dari kasus-kasus tersebut.
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Berapa Lama Penyakit Hepatitis Berlangsung?
 
Kebanyakan orang sembuh dari penyakit ini dalam 6 bulan. Sembilan puluh sampai sembilan puluh lima persen akan sembuh sepmurna dan mempunyai antibodi (anti - HBs). Lima sampai sepuluh persen berkembang menjadi hepatitis kronis atau menjadi "carrier"
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Apakah Hepatitis B Dapat Disembuhkan?
 
Jika gejala telah timbul, tidak ada penyembuhan untuk Hepatitis B. Tetapi ada pengobatan yang dapat mencegah infeksi ini. Pengobatan tersebut membantu meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan virus Hepatitis B, jika dilakukan dalam 48 jam setelah paparan. Sekarang telah tersedia vaksin. Diberikan sebelum terkena paparan virus Hepatitis B dan direkomendasikan terhadap orang-orang yang berisiko tinggi, antara lain:
  • Heteroseksual yang mempunyai banyak partner/pasangan seks.
  • Semua anggota keluarga dan pasangan seksual (suami/istri) dari orang yang menderita Hepatitis B
  • Pemakai narkoba suntik
  • Pekerja kesehatan yang mungkin terkena darah atau cairan tubuh penderita Hepatitis B
  • Laki-laki homoseksual yang aktif secara seksual
  • Pasien yang menerima darah atau produk darah
  • Pasien cuci darah/hemodialisa
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Apa Yang Harus Dilakukan Seseorang Jika Ia Berpikir Atau Merasa Menderita Hepatitis B ?
 
Orang tersebut harus melakukan hal-hal sebagai berikut:
  • Segera menemui dokter
  • Melakukan pengobatan dalam 48 jam setelah terkena paparan
  • Mengikuti anjuran medis agar tetap hidup nyaman dan mencegah komplikasi jika telah timbul gejala.
  • Istirahat (bed rest), makan makanan bergizi, tidak minum alkohol dan merokok adalah penting untuk membantu tubuh menyembuhkan diri dari infeksi.
  • Lakukan olah raga sesuai dengan kekuatan dan kondisi tubuh.
  • Pastikan semua anggota keluarga dan pasangan seksual mendapat vaksinasi atau pengobatan pencegahan.
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)
 
Bolehkah Saya Mendonorkan Darah Jika Saya Pernah Terinfeksi Virus Hepatitis B?
 
Jika Anda pernah dites positif terhadap virus Hepatitis B, Anda tidak diperkenankan untuk mendonorkan darah, walaupun Anda tidak pernah sakit atau merasakan gejala dari infeksi tersebut.
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)

Satu Yang Pasti, Virus Hepatitis B Tidak Ditularkan Melalui Donor Darah!
 
Dengan donor darah, Anda justru dapat mengecek kesehatan tubuh Anda apakah terinfeksi virus Hepatitis B atau tidak karena darah yang Anda donorkan diskrining terhadap HBsAg (Hepatitis B Surface Antigen, salah satu penanda infeksi virus Hepatitis B).
(sumber: Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta)


Lima Artikel Terbaru Lainnya

[Kesaksian] Obat Fu Fang, Penangkal Demam Berdarah

Rayakan World Blood Donor Day

[Profil Komunitas] FOKUSWANDA

Seluk Beluk PMI dan Donor Darah






 

Palang Merah Indonesia
(Unit Transfusi Darah Pusat)
Pusat Kajian Hukum dan Teknologi Fakultas Hukum UGM Forum Komunikasi Dermawan Darah 75-100 Indonesia Emas CitraWeb Nusa Infomedia Gudang Info Kota Jogja


 
   KIRIM KE TEMAN           

Copyrights 2006 CITRAWEB NUSA INFOMEDIA